Beberapa Penyebab Benjolan Di Belakang Telinga

Beberapa Penyebab Benjolan Di Belakang Telinga

Beberapa penyebab benjolan di belakang telinga – Pada kebanyakan kasus, benjolan yang muncul di belakang telinga umumnya tidaklah berbahaya dan jarang sekali berkembang menjadi suatu penyakit ganas yang mengancam jiwa.

Penyebab Benjolan Di Belakang Telinga

Benjolan di belakang telinga biasanya dapat disembuhkan dengan hanya meminum obat-obatan medis yang dianjurkan dokter.

Namun jangan senang dulu, karena pada beberapa kasus ternyata benjolan ini bisa merupakan tanda dari adanya masalah kesehatan yang lebih serius.

Dan berikut ini adalah beberapa penyebab benjolan di telinga yang paling sering terjadi .

9 Penyebab Munculnya Benjolan Di Belakang Telinga

  • Abses

Merupakan sebuah kondisi di mana benjolan berisi nanah yang berkembang ketika sistem imun memerangi bakteri atau virus penyebab infeksi di sel atau jaringan tubuh.

Sel darah putih, bakteri, sel dan jaringan tubuh yang bertarung dan mati kemudian akan menumpuk dalam bentuk nanah. sehingga mengakibatkan benjolan di belakang telinga dengan memunculkan gejala seperti sakit dan hangat saat disentuh.

  • Infeksi

Infeksi yang disebabkan bakteri, virus dan beberapa mikroba lainnya juga dapat menyebabkan pembengkakan di dalam atau sekitar leher dan wajah, dengan wujud benjolan di belakang telinga.

Selain memicu benjolan, infeksi ini juga bisa membuat permukaan kulit terlihat meradang dan merah. Dan terkadang ditemukan pengelupasan kulit dan rasa nyeri.

  • Jerawat

Jerawat menjadi salah satu permasalahan yang sering dialami banyak orang, terutama di area kulit wajah.

Namun tahukah Anda? Jika fakta menemukan bahwa benjolan kecil di belakang telinga bisa disebabkan oleh jerawat.

Ini karena jerawat dapat menyumbat kulit dengan minyak dan sel-sel kulit mati, ditambah dengan adanya bakteri yang dapat menyebabkan peradangan, sehingga tampak seperti benjolan di belakang telinga.

  • Kista sebasea

Merupakan sebuah benjolan bukan kanker yang biasanya timbul di bawah kulit dan berkembang di sekitar kelenjar sebase ( kelenjar penghasil minyak ).

Kista jenis ini biasanya akan hilang sendiri dan tidak memerlukan pengobatan.

Tetapi, jika kista sebasea terinfeksi bisa menyebabkan abses yang mengakibatkan peradangan yang harus segera diobati.

  • Lipoma

Merupakan sebuah benjolan berisi tumpukan lemak kecil di antara lapisan kulit yang bisa terjadi di seluruh bagian tubuh.

Jika benjolan di belakang telinga yang terjadi akibat lipoma, biasanya memiliki tekstur lembut, dan cenderung menyerang orang-orang di usia dewasa mudan serta bisa juga karena faktor turun temurun.

Benjolan ini juga bisa membengkak dan menekan saraf, sehingga memerlukan penanganan lanjut karena benjolan ini bisa menjadi tanda kanker liposarkoma.

  • Limfadenopati / Pembengkakan kelenjar getah bening

Kondisi ini biasanya muncul akibat adanya peradangan, infeksi atau bahkan kanker yang bisa muncul di bawah lengan, leher, panggul, dan bahkan belakang telinga.

Meskipun bukan hal yang serius, tetapi pada beberapa kausus, kondisi pembengkakan kelenjar getah bening ini membutuhkan perawatan medis serius, terutama bila benjolan dan gejala lainnya tidak mereda dalam beberapa hari.

  • Mastoiditis

Mastoiditis alias infeksi telinga yang menjalar hingga ke tulang mastoid di belakang telinga akibat tak kunjung diobati ini juga bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya benjolan di belakang telinga.

Benjolan di belakang telinga yang diakibatkan oleh penyakit ini biasanya selain benjolan disertai gejala seperti demam, radang, nanah, dan keluarnya cairan dari dalam telinga.

  • Otitis media

Infeksi telinga tengah atau otitis medis dapat menyebabkan peradangan dan penumpukan cairan di belakang gendang telinga, sehingga memicu terjadinya benjolan di belakang telinga.

Kondisi ini pada umumnya cenderung terjadi pada anak-anak berusia 6-15 bulan.

  • Kanker

Benjolan di telinga juga terkadang, bisa diakibatkan oleh kondisi serius seperti halnya kanker kepala dan leher dengan disertai sakit tenggorokam, sulit menelan dan serak.

Selain itu, kanker kelenjar ludah atau kanker leher metastatik suamosa juga bisa mengakibatkan munculnya benjolan di telinga.

Sumber : https://hellosehat.com – https://doktersehat.com/

Demikianlah informasi mengenai beberapa penyebab benjolan di telinga yang harus diwaspadai gejalanya sedini mungkin agar tidak memicu masalah serius di kemudian hari.

Kesimpulannya, apapun yang menjadi penyebab benjolan di belakang telinga, baiknya Anda segera konsultasikan hal tersebut ke ahli medis agar mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.

Terimakasih telah berkunjung dan menyimak artikelnya sampai habis, semoga bermanfaat dan menjadikan Anda lebih waspada terhadap gejala yang diberikan tubuh.

Sampai jumpa di artikel berikutnya …

Sponsored by :

Obat Herbal Benjolan Di Belakang Telinga

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*